FITK UINSU Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Tapanuli Tengah dan Barus, Fokus pada Pendampingan Psikososial Pascabanjir

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pendampingan Psikososial dan Penguatan Layanan Komunitas dalam Pemulihan Pascabencana Banjir” di wilayah Tapanuli Tengah dan Barus. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari pada 6 April s.d. 9 April dan melibatkan seluruh jajaran pimpinan FITK, para Kepala dan Sekretaris Program Studi, serta tenaga kependidikan.

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikososial kepada masyarakat terdampak banjir, sekaligus memperkuat layanan komunitas berbasis pendidikan dan konseling. Kehadiran tim FITK diharapkan mampu membantu proses pemulihan, khususnya bagi anak-anak dan lingkungan sekolah yang terdampak bencana.

Dalam rangkaian kegiatan, tim FITK melakukan kunjungan edukatif ke MIN 1 Barus dan MTsN 1 Barus. Kegiatan di sekolah tersebut diisi dengan pendampingan, motivasi belajar, serta penguatan aspek psikologis siswa pascabencana. Selain itu, pimpinan FITK juga mengunjungi sekolah-sekolah yang menjadi lokasi praktik pengalaman lapangan (PLP) mahasiswa, khususnya dalam bidang pendampingan konseling sebagai bagian dari program Laboratorium FITK.

Sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FITK UIN Sumatera Utara dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hamzah Al Fansuri Sibolga Barus (STIT HASIBA). Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, FITK menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam upaya pemulihan dan pemberdayaan masyarakat pascabencana.