Semarak Hari Kartini di FITK: Penuh Makna dan Kebersamaan

Medan — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, FITK UINSU menggelar kegiatan yang sarat makna dan kebersamaan dengan diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari dosen hingga mahasiswa; acara dibuka oleh pewara Arif Yuandana Sinaga, M.Pd. yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Nabillah Ghassani dan Hafiza Salsabila, yang mengangkat tema perjuangan dan emansipasi perempuan sehingga menghadirkan refleksi mendalam terhadap nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini; tidak hanya mahasiswa, Ibu Dekan bersama dosen perempuan juga turut membacakan puisi sebagai simbol kuat peran perempuan dalam dunia pendidikan, sementara para dosen laki-laki menambah semarak suasana dengan menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” yang menghadirkan rasa haru dan kebanggaan; kegiatan berlangsung khidmat hingga penutup berupa makan bersama yang mempererat kebersamaan keluarga besar FITK UINSU, sekaligus menjadi momentum refleksi bahwa emansipasi perempuan yang diperjuangkan Kartini adalah upaya mewujudkan kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki dalam pendidikan, sosial, dan kehidupan bermasyarakat, di mana perempuan memiliki potensi yang sama untuk berkembang, berpikir kritis, serta berkontribusi bagi bangsa, sehingga semangat tersebut tetap relevan hingga kini dalam mendorong perempuan berani mengakses pendidikan tinggi, berpartisipasi di ruang publik, dan memperjuangkan martabatnya tanpa meninggalkan nilai budaya dan kemanusiaan.