FITK UIN Sumatera Utara Tancap Gas Perluas Akses S2, S3, dan RPL, Perkuat SDM Pendidikan Islam dari Kemenag hingga Pesantren

Komitmen memperkuat sumber daya manusia pendidikan Islam terus ditunjukkan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan. Melalui sosialisasi Program Pascasarjana dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), FITK UIN SU Medan menyapa langsung Kementerian Agama di sejumlah daerah strategis Sumatera Utara pada 19–21 Januari 2025.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program strategis yang dicanangkan oleh Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi Islam, pemerataan layanan akademik, serta penguatan mutu pendidikan yang berdampak langsung pada masyarakat dan lembaga keagamaan di daerah.

Dekan FITK UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum, menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi akademik pendidik dan aparatur Kementerian Agama merupakan kebutuhan mendesak. “Pendidikan tinggi Islam harus hadir menjawab kebutuhan nyata di lapangan. FITK UIN Sumatera Utara membuka akses seluas-luasnya bagi guru, pengawas, dan ASN Kementerian Agama untuk melanjutkan studi melalui jalur reguler maupun RPL yang kredibel dan bermutu,” tegasnya.

Menurut Prof. Tien Rafida, tantangan pendidikan Islam ke depan menuntut pendidik yang tidak hanya unggul secara pedagogis, tetapi juga kuat dalam kepemimpinan, manajerial, dan pengembangan keilmuan Islam. Oleh karena itu, FITK UIN SU Medan secara aktif mendekatkan layanan akademik langsung ke daerah, perguruan tinggi, dan pesantren.

Sosialisasi ini menghadirkan program unggulan FITK UIN SU Medan, meliputi Program Magister Pendidikan Agama Islam (S2 PAI), Magister Tadris Bahasa Inggris, Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2 MPI), serta Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam (S3 MPI). Selain itu, diperkenalkan pula Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Program Studi Sarjana PAI, PAUD, PGMI, serta Program Magister Pendidikan Agama Islam.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan FITK UIN SU Medan bersama jajaran pimpinan fakultas. Hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dr. Candra Wijaya, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kerja Sama Dr. Muhammad Rifai, M.Pd., serta para Ketua Program Studi dan dosen FITK UIN SU Medan sebagai tim sosialisasi.

Para Ketua Program Studi yang turut memberikan pemaparan antara lain Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd. (Ketua Program S3 Manajemen Pendidikan Islam), Dr. Hj. Salminawati, MA (Kaprodi S2 Pendidikan Agama Islam), Maslatif Dwi Purnomo, M.Hum., Ph.D (Ketua Program S2 Tadris Bahasa Inggris), dan Dr. Fatkhurrahman, MA (Ketua Program S2 Manajemen Pendidikan Islam).

Rangkaian sosialisasi diawali pada 19 Januari 2025 di Kementerian Agama Kabupaten Asahan. Kegiatan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, H. Abdul Manan, MA, beserta jajaran pimpinan dan ASN Kemenag setempat.

Dalam sambutannya, H. Abdul Manan menyampaikan bahwa program pascasarjana dan RPL yang disosialisasikan FITK UIN SU Medan sangat relevan dengan kebutuhan peningkatan kompetensi ASN dan guru madrasah di Kabupaten Asahan. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk sinergi nyata antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama.

Masih di Kabupaten Asahan, tim FITK UIN SU Medan melanjutkan sosialisasi ke Institut Agama Islam Darul Ulum (IAIDU). Kegiatan ini diterima langsung oleh Rektor IAIDU, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, SH, S.Pd.I, MH, beserta jajaran pimpinan.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialog akademik yang konstruktif. Fokus pembahasan mencakup peluang studi lanjut bagi dosen dan tenaga kependidikan, penguatan jejaring akademik, serta pemanfaatan skema RPL sebagai inovasi pendidikan tinggi.

Selain itu, sosialisasi juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Qur’an Kisaran (Yayasan Pendidikan Qur’an Kisaran) yang berlokasi di Jl. Jahe, Lingkungan IV, Kelurahan Sentang, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Pesantren ini dikenal dengan fokus pada pendidikan dan hafalan Al-Qur’an.

Kunjungan ke pesantren tersebut diterima langsung oleh pimpinan pesantren Dr. H. Edi Sucipno, MA, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, dibahas pentingnya penguatan kapasitas akademik pendidik pesantren agar mampu mengintegrasikan keilmuan akademik dengan nilai-nilai Qur’ani.

Pada 20 Januari 2025, sosialisasi berlanjut ke Kementerian Agama Kota Pematang Siantar. Kegiatan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematang Siantar, Dr. Al Ahyu, M.A, beserta jajaran.

Dr. Al Ahyu menyampaikan bahwa peningkatan kualifikasi akademik ASN dan guru madrasah merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi transformasi kebijakan pendidikan keagamaan. Ia mengapresiasi kehadiran FITK UIN SU Medan yang memberikan penjelasan komprehensif terkait jalur studi lanjut.

Di hari yang sama, tim FITK UIN SU Medan juga melaksanakan sosialisasi di Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, yang diterima oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, Dr. H. Muhammad David Saragih, S.Ag., MM. Menurut Dr. Muhammad David Saragih, program S2, S3, dan RPL FITK UIN SU Medan merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan profesionalisme aparatur pendidikan serta memperkuat kualitas layanan pendidikan keagamaan di daerah. Rangkaian kegiatan sosialisasi ditutup pada 21 Januari 2025 di Kementerian Agama Kota Binjai. Kegiatan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, Dr. H. Mustapid, MA, beserta jajaran.

Dalam sesi diskusi, Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi perhatian utama. Program ini dipandang sebagai solusi konkret dalam memberikan pengakuan akademik atas pengalaman kerja dan pengabdian pendidik secara adil, terukur, dan bermutu.

Sebagai tindak lanjut, FITK UIN Sumatera Utara Medan juga merencanakan pelaksanaan sosialisasi lanjutan di Kementerian Agama Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Agenda ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UIN Sumatera Utara dalam menjangkau lebih banyak wilayah dan memperluas dampak pendidikan tinggi Islam.

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Dekan FITK UIN Sumatera Utara, Prof. Dr. Tien Rafida, M.Hum, menegaskan bahwa sosialisasi ini sejalan dengan visi Rektor UIN Sumatera Utara dalam memperluas jangkauan dan dampak institusi.
“Kami ingin memastikan bahwa UIN Sumatera Utara hadir dekat dengan umat, responsif terhadap kebutuhan daerah, dan konsisten menjaga mutu akademik,” pungkasnya.

Melalui sinergi yang kuat antara UIN Sumatera Utara, Kementerian Agama, perguruan tinggi, dan pesantren, FITK UIN SU Medan optimistis dapat berkontribusi nyata dalam mencetak pendidik, akademisi, dan pemimpin pendidikan Islam yang unggul, profesional, dan berkarakter Qur’ani.